Kamis, 09 Februari 2012

Jika Aku Menjadi Gubernur BI Part I






Assalamu’alaikum wr.wb.
Salam sejahtera bagi para pembaca artikel ini, disini penulis akan membahas tentang ‘’Jika Aku Menjadi Gubernur Bank BI’’ .
Waaw, siapa yang tidak ingin menjadi orang nomor satu dalam sistem perbankan Indonesia ??..
Semua orang pasti menginginkanya , tapi semua itu harus didukung dengan jiwa kepemimpinan/ leader ship . karena menjadi seorang pemimpin kita harus harus tegas, berani, jujur, cermat, terampil, kreatif, mandiri  serta mempunyai tanggung jawab yang sangat besar.
Sebagai seorang pemimpin juga harus dapat menerima perbedaan pendapat, dan jadi seorang pemimpin itu harus tetap rendah hati, mau mendengarkan suara dari bawahan/anggota.
Jika Aku Menjadi Gubernur Bank Indonesia maka tentu saja harus mempunyai Visi, misi, Tujuan dan Strategi apa yang harus dijalankan agar sebuah Bank yang aku pimpin tambah maju dan berkembang. Sebagai seorang Gubernur dalam Bank  tentu saya harus menguasai permasalahan serta menguasai secara mendalam kondisi perbankan dan perekonomian di indonesia yang akan saya pimpin.
Seperti yang kita ketahui bahwa visi itu adalah cita – cita maka ababila Saya menjadi seorang Gubernur Bank Indonesia maka visi Saya adalah :
‘’Menjadi lembaga bank sentral yang disegani oleh rakyat Indonesia bahkan dunia, dengan menstabilkan nilai tukar rupiah dan perekonomian nasional serta ikut membangun perekonomian dunia’’
Untuk mewujudkan visi tersebut maka tentunya saya harus mempunyai misi. Adapun arti dari misi itu adalah bagaimana cara kita agar cita- cita yang kita inginkan terwujud (bagaimana menggarap cita- cita). Adapun misi saya seandainya saya menjadi Gubernur BI adalah :
1.       Akan menurunkan nilai suku bunga pinjaman terhadap bank-bank komersial di Indonesia, yang diprioritaskan bagi sektor UKM(Usaha Kecil Menengah) karena sektor tersebut merupakan tiang perekonomian Indonesia dalam menghadapi krisis Global .
2.     Segera mengambil langkah cepat bila Bank-bank kecil sedang mengalami krisis di dalam banknya dengan cara penyatuan dengan bank yang lainya, diharapkan agar aktifitas perbankan di Indonesia tetap berjalan dengan baik.

3.      Bekerjasama dengan lembaga pemerintahan dalam upaya pemberantasan KKN(Korupsi Kolusi & Nepotisme) bila ada penyelewengan wewenang di dalam suatu bank tanpa pandang bulu dalam mengatasinya.

4.     Menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar dan mata uang Negara lainya.