Assalamu’alaikum wr.wb.
Salam sejahtera bagi
para pembaca artikel ini, disini penulis akan membahas tentang ‘’Jika Aku
Menjadi Gubernur Bank BI’’ .
Waaw, siapa yang tidak
ingin menjadi orang nomor satu dalam sistem perbankan Indonesia ??..
Semua orang pasti
menginginkanya , tapi semua itu harus didukung dengan jiwa kepemimpinan/ leader ship . karena menjadi
seorang pemimpin kita harus harus tegas, berani, jujur, cermat, terampil,
kreatif, mandiri serta mempunyai tanggung jawab yang sangat besar.
Sebagai seorang
pemimpin juga harus dapat menerima perbedaan pendapat, dan jadi seorang
pemimpin itu harus tetap rendah hati, mau mendengarkan suara dari
bawahan/anggota.
Jika Aku Menjadi
Gubernur Bank Indonesia maka tentu saja harus mempunyai Visi, misi, Tujuan dan Strategi
apa yang harus dijalankan agar sebuah Bank yang aku pimpin tambah maju dan
berkembang. Sebagai seorang Gubernur dalam Bank tentu saya harus
menguasai permasalahan serta menguasai secara mendalam kondisi perbankan dan
perekonomian di indonesia yang akan saya pimpin.
Seperti
yang kita ketahui bahwa visi itu adalah cita – cita maka ababila Saya menjadi
seorang Gubernur Bank Indonesia maka visi Saya adalah :
‘’Menjadi
lembaga bank sentral yang disegani oleh rakyat Indonesia bahkan dunia, dengan
menstabilkan nilai tukar rupiah dan perekonomian nasional serta ikut membangun
perekonomian dunia’’
Untuk
mewujudkan visi tersebut maka tentunya saya harus mempunyai misi. Adapun arti
dari misi itu adalah bagaimana cara kita agar cita- cita yang kita inginkan
terwujud (bagaimana menggarap cita- cita). Adapun misi saya seandainya saya
menjadi Gubernur BI adalah :
1.
Akan menurunkan nilai suku bunga
pinjaman terhadap bank-bank komersial di Indonesia, yang diprioritaskan bagi
sektor UKM(Usaha Kecil Menengah) karena sektor tersebut merupakan tiang
perekonomian Indonesia dalam menghadapi krisis Global .
2.
Segera mengambil langkah cepat bila
Bank-bank kecil sedang mengalami krisis di dalam banknya dengan cara penyatuan
dengan bank yang lainya, diharapkan agar aktifitas perbankan di Indonesia tetap
berjalan dengan baik.
3.
Bekerjasama dengan lembaga pemerintahan dalam
upaya pemberantasan KKN(Korupsi Kolusi & Nepotisme) bila ada penyelewengan
wewenang di dalam suatu bank tanpa pandang bulu dalam mengatasinya.
4.
Menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar
dan mata uang Negara lainya.
